Sebagaimana tertera pada KBBI, kata "geming" atau "bergeming" merupakan kosakata bahasa Melayu khas Jakarta. Artinya, diam saja, tidak bergerak sedikit pun.
Namun sebagian masyarakat menggunakan kata "tidak bergeming" untuk menjelaskan sikap seseorang yang diam saja. Jadi terbalik maknanya. Sedangkan kata "acuh" mempunyai arti: peduli atau mengindahkan. "Tidak acuh" berarti tidak menaruh perhatian, tidak peduli, atau tidak mau tahu.
Sebagian masyarakat juga keliru menggunakan kata "acuh" untuk menjelaskan sikap seseorang yang tidak peduli. Ini juga terbalik maknanya. Berikut ini saya beri contoh penggunaan yang salah dan yang benar.
SALAH: Dia acuh saja pada kondisi rumahnya yang berantakan. Meski dimarahi ibunya, dia tidak bergeming di tempat tidurnya.
BENAR: Dia tidak acuh pada kondisi rumahnya yang berantakan. Meski dimarahi ibunya, dia tetap bergeming di tempat tidurnya. Ada satu kata yang bisa menjadi pengganti kata "tidak acuh", yakni "abai" atau "mengabaikan" , yang artinya tidak mempedulikan. Dengan demikian kalimat di atas boleh diganti menjadi:
BENAR: Dia mengabaikan kondisi rumahnya yang berantakan. Meski dimarahi ibunya, dia tetap bergeming di tempat tidurnya. atau BENAR: Dia abai pada kondisi rumahnya yang berantakan. Meski dimarahi ibunya, dia tetap bergeming di tempat tidurnya. Allahu a'lam.
| |
|